Senin, 14 Juli 2014
Selasa, 15 April 2014
Manajemen Waktu yang Akan Mengubah Hidup Anda
Jika anda ingin membuat perubahan nyata dalam hidup anda,
anda harus terlebih dahulu memulai dengan belajar bagaimana secara efisien
mengelola waktu anda. Siapa pun yang mengetahui bagaimana mengelola waktu, akan
juga mengetahui bagaimana mengelola hidup. Manajemen waktu yang baik adalah
tentang prioritas yang tepat, baru setelah itu tercipta manajemen yang tepat
untuk hidup anda. Kualitas hidup anda tergantung pada manajemen yang cerdas
dari waktu anda dan bukan oleh jumlah energi yang anda konsumsi pada apa yang
anda lakukan.
1. Menguasai daftar hal-hal yang harus anda lakukan (to-do
lists)
To-do lists yang baik dan efisien haruslah mencakup
tugas-tugas dan kegiatan anda saat ini serta tugas-tugas yang harus
diselesaikan dalam waktu dekat. Untuk setiap item dalam daftar, anda harus
menentukan kapan dan berapa banyak waktu yang anda butuhkan untuk
menyelesaikannya. Tugas yang berulang dapat direncanakan untuk hari-hari
tertentu di mana anda memiliki waktu yang tepat untuk menyelesaikannya.
Anda tidak boleh meremehkan pentingnya perencanaan
tugas-tugas anda. Sebuah rencana yang baik dan akurat dapat memberikan anda
kontrol yang besar dari waktu anda. Anda harus menyadari apa yang terpenting
bagi anda dan menempatkannya pada urutan atas di daftar anda.
2. Buat rencana SMART
(Specific-Measureable-Achievable-Reasonable-Timeline)
Rencanakan tugas yang paling sulit di awal setiap minggu
sehingga anda akan lebih santai menjelang akhir minggu dan sebelum akhir pekan.
Tugas yang sulit lebih baik dijadwalkan di awal minggu (Senin atau Selasa),
sementara tugas-tugas yang lebih mekanis atau rutin di sekitar pertengahan
minggu, dan mendekati akhir minggu (Kamis dan Jumat) waktu anda bisa sedikit
lebih bebas dan santai karena di kedua hari ini telah menumpuk kelelahan dan
stres sebagai akibat dari pekerjaan di hari-hari sebelumnya.
3. Belajarlah untuk mengatur prioritas anda
Anda harus belajar bagaimana secara efisien mengatur
prioritas-prioritas anda. Tugas yang paling penting harus berada di peringkat
lebih tinggi dalam daftar. Cobalah untuk menerapkan prinsip Pareto di mana 80 %
dari prestasi anda dihasilkan dengan melakukan 20 % usaha anda. Dengan kata
lain, cobalah untuk bekerja cerdas dan sederhana. Jangan mengabaikan
tugas-tugas penting anda untuk mencapai hasil yang tidak signifikan.
4. Kunci manajemen waktu yang sukses adalah delegasi
Kunci sukses manajemen waktu adalah delegasi. Jangan mencoba
untuk menyelesaikan semua tugas sendirian. Kenali mana tugas yang dapat
diselesaikan oleh orang lain dan delegasikan pekerjaan tersebut kepada mereka.
Ini adalah satu-satunya cara dimana anda dapat memiliki waktu yang diperlukan
untuk menangani tugas-tugas yang benar-benar penting bagi anda. Pada saat yang
sama, apa yang anda pilih untuk dikerjakan, lakukanlah dengan benar pertama
kalinya demi menghemat waktu karena mengerjakan pekerjaan berulang. Pengalaman
menunjukkan bahwa waktu yang anda perlukan untuk mengulang pekerjaan anda akan
lebih banyak dihabiskan dibanding waktu yang anda perlukan untuk mengerjakan
pekerjaan secara benar dari awal. Delegasi adalah seni yang dapat memberikan
banyak manfaat bagi orang-orang yang harus melakukan banyak kegiatan.
5. Jangan takut untuk mengatakan ‘TIDAK’
Anda harus belajar untuk sekali-sekali mengatakan TIDAK dan
menolak tugas-tugas yang tidak dapat anda lakukan. Jika anda kehabisan waktu
dan merasa stres, maka lebih baik untuk menolak undangan pergi makan siang atau
makan malam keluarga. Anda harus menyadari bahwa anda tidak dalam kewajiban
untuk mempersingkat segalanya dalam sekejap. Anda harus belajar untuk memilih
tugas yang anda benar-benar ingin lakukan atau yang perlu diselesaikan.
6. Membagi tugas yang panjang dalam kegiatan yang lebih
kecil
Teknik lain yang akan membantu anda dalam manajemen waktu
adalah dengan memecah tugas-tugas panjang yang biasanya anda tidak ingin
melakukannya atau terlalu sulit menjadi beberapa kegiatan yang lebih kecil dan
lebih mudah dikelola. Ini akan mengelola baik stres maupun waktu anda. Anda
misalnya, dapat meluangkan waktu 10 menit setiap hari untuk bekerja pada tugas
yang tidak menyenangkan atau panjang. Dengan menggunakan pendekatan ini, secara
bertahap anda akan memiliki beberapa kemajuan, anda akan merasa lebih baik dan
pada akhirnya anda akan dapat menyelesaikan aktifitas dengan cepat daripada
terus menerus menunda hal tersebut.
7. Perfeksionisme membutuhkan waktu
Anda harus mencoba menghindari kesempurnaan. Berkutat tanpa
akhir dalam mencari kesempurnaan untuk hal-hal sepele adalah buang-buang waktu
dan tidak akan memberikan anda cukup waktu untuk menangani tugas-tugas yang
lebih berguna dan mungkin lebih menyenangkan.
8. Kenali waktu dimana anda lebih produktif
Adalah normal bahwa kinerja Anda tidak sama sepanjang waktu.
Ada saat-saat dimana anda lebih produktif sementara di saat lain produktivitas
anda menurun karena berbagai alasan. Fase ini dapat terjadi pada hari yang
sama. Dengan asumsi bahwa anda bekerja 8 jam sehari, ini memberi anda sekitar
1.800 jam kerja per tahun. Temukan periode waktu dimana anda lebih produktif
dan di saat tersebut cobalah untuk menangani tugas yang paling sulit.
9. Cobalah untuk tidak menunda hal-hal untuk nanti
Anda perlu belajar untuk mengatasi setiap tugas dan masalah
ketika perlu ditangani. Cobalah untuk tidak menunda kegiatan untuk lain waktu,
karena di bawah tekanan waktu anda lebih mungkin untuk melakukan kekeliruan dan
mengambil keputusan yang salah.
10. Hindari hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian anda
Selama jam kerja, cobalah untuk menemukan saat-saat di mana
tidak ada yang bisa mengganggu anda melakukan aktivitas. Jika anda memiliki
kebijakan pintu terbuka, anda mungkin harus menutupnya sesekali. Jika seseorang
datang ke kantor anda ketika anda memiliki tugas yang harus diselesaikan,
tolaklah secara lembut permintaannya dan jadwalkan waktu lain untuk bertemu
dengan mereka.
12. Jangan lupa diri anda sendiri
Ketika anda membuat rencana, jangan lupa menyertakan
kegiatan yang berkaitan dengan kesenangan dan waktu istirahat untuk anda
sendiri. Selama waktu ini, pastikan bahwa anda benar-benar berhenti dari
pekerjaan anda, santailah dan isi ulang baterai anda. Jika diperlukan cobalah
untuk tidur selama setengah jam dan selama waktu itu lakukan sesuatu yang anda sukai
dan membuat anda tenang. Setengah jam memang tidak membuat perbedaan dalam
tidur anda, tetapi dapat memberikan kepuasan dan mempersiapkan anda lebih baik
di hari berikutnya. Beri penghargaan untuk diri anda sendiri ketika anda
berhasil menyelesaikan pekerjaan yang melelahkan.
12. Menganalisa dimana anda menghabiskan waktu anda
Untuk dapat mengoptimalkan waktu anda lebih baik, anda harus
terlebih dahulu memahami di mana anda menghabiskan waktu anda. Untuk melakukan
itu, anda dapat menggunakan log (catatan rekaman) untuk merekam aktivitas anda.
Anda harus melakukan itu selama 2-3 minggu. Dalam log, anda harus mencatat
semua yang anda lakukan per jam ketika anda terjaga, berapa banyak waktu yang
anda alokasikan untuk setiap tugas, aktivitas, pertemuan dan berapa banyak
waktu yang anda alokasikan untuk istirahat dan tidur. Setelah anda memiliki
informasi ini di log, anda dapat mulai menganalisa di mana anda menghabiskan
waktu anda dan buatlah perubahan yang diperlukan untuk mengoptimalkan waktu
anda. Anda harus fokus pada kegiatan yang paling penting untuk diselesaikan.
Hindari kegiatan atau tugas yang tidak memberikan nilai tambah. Sebagai contoh,
setelah dilihat pada log anda, anda melakukan pengecekan email sebanyak 10 kali
dalam sehari; anda harus meminimalkan menjadi hanya beberapa kali per hari.
13. Selalu rencanakan waktu untuk kegiatan tak terduga
Masukkan dalam rencana anda waktu ekstra untuk tugas-tugas
dan kegiatan tak terduga. Revisi rencana anda secara teratur dan alokasikan
waktu untuk kegiatan tak terduga. Hal-hal yang beresiko akan memakan waktu anda
misalnya masalah dengan PC anda, dan miliki solusi alternatif yang untuk
mengatasinya.
Manajemen waktu adalah suatu keterampilan yang memerlukan
waktu untuk menguasainya sehingga mulailah bekerja dengannya! Pada akhirnya,
manajemen waktu akan memberi anda waktu tambahan yang anda butuhkan untuk dapat
menikmati apa yang paling penting bagi anda dan mengubah hidup anda menjadi
lebih baik.
Senin, 20 Januari 2014
Mendapatkan Rasa Percaya Diri Dalam Hitungan Detik
Banyak cara yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan
kepercayaan diri anda dalam jangka panjang, namun terkadang kita juga
memerlukan langkah-langkah meningkatkan rasa percaya diri dalam waktu singkat.
Anda rasanya tak bisa berjalan menuju sebuah pertemuan penting sambil membaca
buku panduan mengenai kepercayaan diri, atau menelepon mentor anda pada
menit-menit terakhir.
Jadi dibawah ini saya mencoba mensharingkan kepada anda
beberapa tips yang dapat meningkatkan rasa percaya diri anda dengan cepat dalam
hitungan detik :
1. Tersenyum
Tersenyum merupakan tips 1 detik jika anda merasa gugup dan
tidak percaya diri. Anda tidak hanya tersenyum jika anda merasa senang dan
percaya diri, sebaliknya anda bisa tersenyum untuk membuat diri anda merasa
lebih baik. Tersenyum berhubungan erat dengan perasaan positif sehingga hampir
tidak mungkin anda merasa tidak enak ketika anda tersenyum.
Tersenyum lebih dari sekedar menunjukkan ekspresi pada wajah
anda. Tersenyum melepaskan hormon endorphin yang membuat anda merasa lebih
baik, meningkatkan sirkulasi darah di wajah anda, membuat anda merasa nyaman
dengan diri anda sendiri dan tentunya dapat meningkatkan rasa percaya diri
anda. Anda juga akan tampak lebih percaya diri di hadapan orang lain ketika
anda tersenyum.
2. Tatap Mata Lawan Bicara Anda
Sama halnya dengan tersenyum, tataplah mata semua orang di
dalam ruangan. Berikan senyum anda dan dapat dipastikan mereka akan membalas
senyuman anda; dan senyum yang diberikan orang lain dapat meningkatkan rasa
percaya diri anda dengan cepat. Sama halnya dengan tersenyum, kontak mata
menunjukkan bahwa anda percaya diri. Menatap sepatu anda atau meja mendorong
perasaan anda menjadi ragu-ragu dan malu. Tips ini sangat berguna untuk situasi
kerja; buatlah kontak mata dengan orang yang mewawancarai anda, atau
orang-orang yang menghadiri presentasi anda.
“Kontak mata membantu anda untuk menghilangkan rasa takut
jika anda sedang berbicara di depan umum dan semakin mendekatkan anda dengan
lawan bicara anda. Stress merupakan perasaan yang datang dari sesuatu yang
asing dan tidak dapat dikendalikan. Kontak mata memberikan pembicara gambaran
dari kenyataan yang tidak lain adalah lawan bicara itu sendiri. Kontak mata
juga membantu menarik minat lawan bicara anda.” (Confident Eye Contact,
Unlimited Confidence)
3. Ubahlah Suara Dalam Diri Anda
Kebanyakan dari kita memiliki suara dalam diri yang
mengatakan bahwa kita bodoh, tidak cukup mampu, terlalu gendut, kurus, berisik,
pendiam, dll. Kemampuan merubah suara di dalam diri anda merupakan kunci untuk
memperoleh kepercayaan diri dari dalam. Buat suara dalam diri anda menjadi
teman pendukung yang paling mengenal anda dan mengetahui bakat anda, serta
menginginkan anda untuk mencapai yang terbaik.
4. Lupakan Standar Yang Ditetapkan Orang Lain
Terlepas dari situasi yang membuat anda mengalami krisis percaya
diri, anda bisa membantu diri anda sendiri dengan berpegang pada standar yang
anda miliki. Orang lain memiliki nilai yang berbeda dengan anda, dan sekeras
apa pun anda mencoba, anda tidak pernah bisa memuaskan semua orang setiap saat.
Jangan khawatir jika orang-orang menyebut anda gendut, kurus, pemalas,
membosankan, pelit, konyol, dll.. Bertahanlah pada standar yang anda miliki,
bukan pada standar yang dimiliki orang lain. Ingatlah nilai-nilai dan
standar-standar yang dimiliki umumnya berbeda dalam masyarakat; anda tidak
harus menerima nilai dan standar tersebut hanya karena orang-orang di sekitar
anda menerimanya.
5. Tampillah Serapih Mungkin
Meskipun anda hanya memiliki sedikit waktu, pergilah ke
kamar mandi untuk memastikan anda tampil rapih. Sisirlah rambut anda, cucilah
muka anda, perbaiki riasan wajah anda, luruskan kerah anda, pastikan tidak ada
sisa makanan pada gigi anda. Semua hal ini dapat membuat perbedaan antara rasa
percaya diri terhadap penampilan anda dan rasa takut anda terhadap penampilan
anda.
”Sempurnakan penampilan fisik anda; sudah merupakan fakta
bahwa penampilan seseorang memainkan peranan penting dalam membangun rasa
percaya diri. Meskipun kita tahu apa yang kita miliki dalam diri kitalah yang
penting, penampilan fisik anda menentukan impresi orang terhadap diri anda.”
(Building Blocks to Self-Confidence, Complete Wellbeing)
6. Berdoalah Atau Bermeditasi Sejenak
Jika anda percaya pada Yang Maha Kuasa, mengucapkan doa bisa
meningkatkan rasa percaya diri anda (anda juga bisa melakukan meditasi selain
berdoa). Langkah ini membantu anda untuk mundur sesaat dari situasi yang serba
cepat dan mencari bantuan dari Yang Maha Kuasa. Berikut adalah sebuah contoh
doa, namun anda bisa menulis hal serupa yang sesuai dengan agama atau kepercayaan
anda:
“Ya Tuhan, terima kasih karena Kau telah mencintai dan
menerimaku apa adanya.. bantulah aku untuk melakukan hal yang sama.. dan
bantulah aku untuk tumbuh menjadi sesuai dengan kehendakMu sehingga rasa
percaya diriku akan bertambah; semuanya demi keagungan namaMu dan bukan namaku.
Terima kasih karena Engkau telah mendengarkan dan menjawab doaku. Amin.” (Daily
Encounter, Strengthen Your Self-Confidence, Acts International)
7. Reka Ulang
Jika sesuatu terjadi diluar dugaan anda, hal ini cukup mudah
menggoyahkan rasa percaya diri anda. Mungkin anda menumpahkan minuman anda,
terlambat hadir di sebuah pertemuan penting karena macet, atau seseorang yang
ingin anda ajak bicara memberikan tanggapan dingin. Cobalah untuk “mereka
ulang” situasi tersebut dan tempatkan pada situasi yang lebih positif.
Seringkali suatu kejadian menjadi negatif karena persepsi kita sendiri.
8. Tentukan Langkah Anda Selanjutnya
Jika anda tidak yakin dengan apa yang harus anda lakukan,
temukan satu langkah sederhana yang bisa membantu anda untuk terus maju. Hal
ini mungkin saja bisa dilakukan dengan melakukan kontak mata pada sebuah pesta,
memperkenalkan diri anda pada orang asing, memecahkan kebekuan dalam sebuah
rapat, atau menanyakan orang yang mewawancarai anda untuk menunjukkan pengetahuan
anda terhadap industri dan perusahaan mereka.
Mulailah bertindak meskipun anda tidak memiliki gambaran
yang jelas mengenai apa yang seharusnya anda lakukan. Bergeraklah menuju
sasaran anda. Koreksi diri anda di lain kesempatan.
9. Bicaralah Perlahan
Sebuah tips sederhana agar anda terlihat atau menjadi lebih
percaya diri adalah dengan bicara perlahan. Jika anda bicara terlalu cepat,
anda akan merasa tidak enak karena anda sadar anda bicara terlalu cepat. Bicara
perlahan memberi anda kesempatan untuk memikirkan apa yang anda akan katakan
selanjutnya. Jika anda sedang berbicara atau melakukan presentasi, berhentilah
sesaat pada akhir sebuah frase atau kalimat untuk membantu orang lain mencerna
apa yang anda katakan.
Berbicara perlahan menunjukkan kepercayaan diri seseorang.
Seseorang yang merasa tidak layak didengarkan akan berbicara dengan cepat,
karena ia tidak mau membuat orang lain menunggu hal-hal yang tidak layak
didengarkan.
10. Ikut Ambil Bagian
Pernahkah anda duduk seharian di dalam kelas atau di sebuah
rapat tanpa mengucapkan satu patah kata pun? Pernahkah anda pergi bersama
teman-teman anda di malam hari dimana teman-teman anda berbincang dengan
gembira sementara anda hanya duduk dan menatap minuman anda? Kemungkinan yang
terjadi adalah anda merasa tidak terlalu percaya diri pada saat itu – dan
mungkin saja anda akan merasa lebih tidak enak sesudah malam tersebut. Apapun
situasi anda, berusahalah untuk ikut ambil bagian. Meskipun anda merasa tidak
banyak yang bisa anda katakan, pikiran dan perspektif anda sangat berharga bagi
orang-orang di sekitar anda.
Dengan mencoba untuk berbicara setidaknya satu kali dalam
setiap diskusi kelompok, anda akan menjadi pembicara yang lebih baik, lebih
percaya diri mengutarakan pikiran anda, dan dikenal sebagai seorang pemimpin
oleh rekan-rekan anda.
Langganan:
Postingan (Atom)
